Kesalahan-Kesalahan ini Justru Membuat Mie Instan Favoritmu Menjadi Tidak Sehat

Posted on

Mie instan merupakan bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Beberapa kesalahan yang kerap terjadi diakibatkan mie instan sering disajikan sebagai menu tunggal atau kurang seimbang gizinya.

Ditambah lagi dengan penambahan bahan makanan atau zat yang harusnya dibatasi konsumsinya, misalnya natrium, lemak, minyak dan garam.

Untuk lebih jelasnya, berikut 4 kesalahan sepele saat membuat mie instan yang membuatnya tidak sehat:

1. Tidak mengatur porsi mie instan sebagai pengganti makanan pokok yang tepat

Seperti yang telah disebutkan, mie instan merupakan bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Hal ini tentu saja membuat mie instan harus dikonsumsi dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhan karbohidrat harian.

Berlebihan dalam mengonsumsi mie instan kerap terjadi, karena umumnya mie instan dianggap sebagai pengganti makanan pokok dalam porsi yang sama.

Padahal, kandungan karbohidrat pada mie instan umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan 1 porsi, atau 100 gram nasi. Dalam 1 bungkus mi instan kandungan energinya sama dengan 1,5 centong nasi.
2. Menggunakan semua porsi bumbu kemasan siap saji

Coba perhatikan apakah Anda selalu menggunakan semua porsi bumbu kemasan yang sudah disediakan dalam mie instan? Jika iya, maka mulai kini mulailah mengurangi hal tersebut, mengapa?

Bumbu kemasan yang ada pada mie instan memiliki kandungan natrium yang sudah memenuhi lebih dari setengah kebutuhan natrium harian orang dewasa. Hal ini tentu rentan membuat asupan natrium harian menjadi belebihan.

Untuk itu, secara bertahap kurangi penggunaan bumbu kemasan pada mie instan, gunakan separuhnya saja, atau jika sudah terbiasa, mulai ganti dengan bumbu alami seperti bawang atau lada.

3. Memilih lauk yang digoreng

Mie instan dengan telur, ayam, atau tempe goreng, memang nikmat. Sayangnya hal ini justru kurang dianjurkan, karena bisa membuat sajian menu mie instan banyak mengandung lemak.

Apalagi, jika porsi dan penggunaan bumbu mie instan tidak dikontrol, maka tentu simpanan lemak dalam tubuh juga bisa meningkat.

Untuk itu, hindari memilih lauk yang disajikan dengan metode goreng saat mengonsumsi mie instan.

Pilih lauk dengan metode masak yang lebih sehat namun tetap praktis, misalnya telur ceplok air atau telur rebus.

4. Menu mie instan tidak bergizi seimbang

Kesalahan sepele yang terakhir adalah mengganggap bahwa sajian mie nstan dengan telur saja adalah sajian yang lengkap.

Menu mie instan sebaiknya disajikan dengan komposisi makanan yang seimbang, yaitu makanan berkarbohidrat, protein hewani, nabati, serta sayur.

Anda bisa memilih menu mie instan dengan telur atau ayam rebus, dilengkapi dengan sayur berdaun hijau, mentimun, dan tambahan taburan kacang atau biji-bijian agar menu mi instan Anda super sehat.

(Sumber: Dokter Sehat)