Air Putih Ternyata Tidak Sama dengan Air Mineral, Ini Fakta-faktanya

Posted on

Untuk masyarakat urban perkotaan, mendapat air minum berkualitas merupakan suatu keharusan.

Apalagi jika kita tinggal di wilayah padat penduduk untuk mendapat air bersih amatlah berharga.

Terkadang (atau selalu) masyarakat sekarang tidak mau repot untuk urusan air minum.

Tinggal beli galon berisi air mineral maka selesailah urusan, tak perlu repot-repot memasak air untuk kebutuhan minum sehari-hari.

Nah, apa saja fakta tentang air mineral yang jarang dipahami orang? berikut penjelasannya

1. Air Mineral tidak sama dengan Air Putih
Sangat perlu di garis bawahi walaupun terlihat sama nyatanya air mineral berbeda dengan air putih.

Air putih biasanya kita dapat dari sumber air yang dimasak terlebih dahulu untuk membunuh bakteri maupun kuman yang ada di dalamnya.

Dalam air putih terkandung satu atom hidrogen dan dua atom hidrogen.

Sedangkan air mineral merupakan air yang di dalamnya terkandung mineral alami ataupun buatan.

Mineral yang terdapat dalam air mineral jumlahnya bisa besar atau pun sedikit.

Komposisi dari mineral itu sendiri bisa sangat beragam, mulai dari zinc, zat besi, kalsium dan magnesium.

Dilihat dari kandungannya saja sudah jelas sekali perbedaan air mineral dan air putih bukan.

2. Sumber Air Mineral
Air Mineral biasanya bersumber dari daerah yang terdapat banyak mineral misalnya mata air pegunungan.

Artinya semua air tidak bisa kita asumsikan sebagai air mineral.

Akan tetapi air putih dapat dijadikan air mineral dengan menambahkan nutrisi ke dalam air putih biasa.

3. Kandungan Air Mineral
Air mineral adalah sumber nutrisi yang baik berbanding dengan air putih.

Air mineral juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Namun tidak berarti air putih tidak menyehatkan.

Air putih juga menyehatkan, hanya saja kandungan nutrisi dari air mineral lebih banyak.

4. Ketika Air Mineral rasanya seperti Air Kelapa
Apakah pernah kalian di saat membeli air mineral kemasan ketika diminum rasanya malah seperti air kelapa?

Jika air mineral terasa seperti air kelapa, berarti kemungkinan besar botol yang dipakai sebagai kemasannya adalah produk daur ulang.

Hal ini karena plastik yang didaur ulang menghasilkan zat-zat kimia.

Salah satu zat kimia yang dihasilkan dari proses daur ulang ini adalah asetaldehida.

Asetaldehida akan mengeluarkan rasa menyerupai buah.

Nah, itu kenapa air mineral dari kemasan botol yang didaur ulang itu rasanya seperti air kelapa.

5. Punya masa Kedaluwarsa
Air mineral walaupun higienis akan tetapi ia mempunyai masa kedaluwarsa.

Sebab kedaluwarsanya ialah dipengaruhi oleh kemasannya sendiri.

Bakteri jahat dapat bertumbuh pada bahan kemasan dan menyebabkan air menjadi tidak sehat lagi untuk kita konsumsi.

Kemasan air mineral menjadi tidak aman dan membuat kualitas air mineral menurun biasanya karena penyimpanannya yang salah.

Misalnya saja pada minuman air mineral kemasan yang sudah dibuka namun tidak segera dihabiskan yang bisa menyebabkan berkembangnya bakteri.

Bahkan disimpan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan air mineral kemasan terpapar bakteri.

Jadi, mulai sekarang, sebelum membeli air mineral dalam botol kemasan, sebaiknya tidak lupa memperhatikan masa kedaluwarsanya.(*)

(sumber: http://palembang.tribunnews.com/2018/08/04/air-putih-ternyata-tidak-sama-dengan-air-mineral-ini-fakta-faktanya?page=all)